7 Cara Mengatur Pola Tidur yang Sehat Selama Bulan Puasa

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat pola tidur saat puasa

DokterSehat.Com – Saat puasa ada beberapa hal yang berubah dalam kehidupan kita. Perubahan pertama terjadi pada pola makan. Saat puasa kita hanya makan saat sahur dan saat berbuka puasa. Perubahan ini membawa dampak yang cukup besar pada tubuh karena kita bisa kehilangan banyak kalori atau malah kelebihan kalori karena saat berbuka puasa terlalu banyak mengonsumsi gula.

Selain perubahan pola makan yang cukup drastis, pola tidur juga akan mengalami perubahan. Kita jadi sering bangun pagi hari untuk sahur dan tidur agak malam setelah beribadah. Kebiasaan ini akan berulang berkali-kali sehingga secara tidak langsung bisa memengaruhi kesehatan.

Agar pola tidur tidak memengaruhi kesehatan kita selama bulan puasa, coba atur dengan melakukan beberapa cara di bawah ini.

  1. Sempatkan tidur setelah sahur

Waktu sahur biasanya pukul 03.30-04.00 setiap harinya. Gunakan waktu sahur dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan mengenyangkan. Setelah beribadah lanjutkan untuk tidur selama 1-2 jam. Waktu tidur ini bisa digunakan untuk menambah jam tidur yang berkurang setiap harinya.

  1. Tidur lebih awal setiap harinya

Jangan tidur terlalu malam dan usahakan tidak begadang. Meski puasa, kita tetap membutuhkan waktu istirahat sebanyak 6-8 jam setiap harinya. Kalau kita butuh bangun pagi untuk sahur, usahakan tidur pada pukul 22.00. Waktu ini paling cocok dipilih karena kita tidak boleh tidur hingga 90 menit setelah makan.

  1. Kalau bisa curi waktu saat istirahat siang

Tidur adalah perkara yang cukup krusial karena tubuh akan semakin lemas kalau kita tidak tidur dengan porsi yang pas. Kalau Anda terpaksa tidur terlalu malam karena ibadah atau karena ada pekerjaan yang tertunda, usahakan untuk mencuri waktu saat istirahat siang untuk melakukan tidur singkat atau nap. Luangkan 20-30 menit saja per sesi tidak masalah.

  1. Lakukan olahraga rutin setiap harinya

Meski sedang puasa, kita masih disarankan untuk melakukan olahraga setiap harinya. Sempatkan untuk berolahraga selama 30 menit saat sore hari menjelang berbuka puasa atau setelah salat Tarawih. Olahraga yang dilakukan tidak perlu yang memiliki intensitas tinggi, cukup lakukan jalan kaki agak cepat atau lari di tempat hingga tubuh sedikit panas dan berkeringat.

  1. Perhatikan makanan yang dikonsumsi sebelum tidur

Kita boleh tidur 90 menit setelah makan malam terakhir. Agar tidur bisa berjalan dengan lancar, jauhi makanan yang terlalu berlemak atau makanan olahan susu yang susah dicerna. Kalau Anda mengonsumsi makanan jenis ini, perut akan sakit dan heart burn akan terjadi di sekitar dada akibat asam lambung naik.

  1. Buat lingkungan tidur yang nyaman

Agar kita bisa segera tidur, buat lingkungan yang nyaman. Jangan terlalu sering bermain dengan ponsel atau menyaksikan film di laptop. Buat suasana jadi temaram sehingga mudah mengantuk. Kalau Anda suka dengan aroma terapi, bisa nyalakan lilin atau menggunakan pewangi ruangan dengan aroma yang menyegarkan.

  1. Jalankan kebiasaan dengan rutin

Untuk membiasakan diri dengan waktu tidur dan aktivitas lain yang memengaruhi tidur, cobalah untuk lebih konsisten. Jalankan rutinitas ini setiap hari dan jangan mengubahkan meski akhir pekan. Tetap tidur seperti biasa saat malam dan sahur mendekati waktu imsak dan salat Subuh. Kalau memiliki waktu luang, perbanyak istirahat atau berolahraga.

Nah, dengan melakukan tujuh hal di atas pola tidur Anda akan berjalan dengan lancar. Anda tidak akan pusing saat siang, terus mengantuk, dan konsentrasi kerja jadi turun.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Post a Comment

0 Comments