Kisah Mengharukan Pertama Kali Adzan dan Sebab Dipilihnya Bilal

I. Kisah Adzan pertama kali adzan dikumandangkan

Kisah pertama kali adzan dikumandangkan

Adzan merupakan seruan shalat bagi seluruh umat muslim di dunia. Tapi, Apakah kalian tahu kapan adzan ini pertama kali dikumandangkan dan mengapa Bilal bin Rabbah terpilih sebagai pengumandang adzan pertama kali? 

Sebelumnya, penanda waktu salat telah tiba bagi kaum muslimin di seluruh dunia belum tercetus dengan sebutan " adzan ". Sejumlah diskusi panjang terjadi diantara para Sahabat. Sebab mereka seringkali kebingungan soal kapan waktu yang tepat untuk salat, karena tak ada yang mengetahui pasti kapan waktu salat itu tiba. 

Berawal dari kegelisaahan itu, kaum Muslim lantas menggelar musyawarah guna menentukan simbol apa yang cocok untuk digunakan sebagai penanda waktu salat.

Sejumlah masukan pun bermunculan dari para Sahabat, mulai dari menggunakan lonceng layaknya umat nasrani hingga menggunakan terompet layaknya umat Yahudi dalam upacara yang selalu mereka jalani.

Kemudian, diskusi itupun membuahkan hasil. Mereka akhirnya memilih lonceng sebagai penanda waktu salat tiba, dan bergotong-royong membuat lonceng yang berukuran sangat besar. 

Namun, setelah lonceng itu rampung dibuat tiba-tiba datanglah Abdullah bin Zayd menceritakan mimpinya kepada Nabi Muhammad SAW mengenai seorang laki-laki yang mengajarinya suatu metode untuk memanggil orang-orang shalat. 


Abdullah bin Zayd berkata " Tadi malam seseorang menghampiriku dengan pakaiannya yang berwarna hijau sembari membawa lonceng ditangannya, "

Kemudian Abdullah bin Zayd bertanya kepada lelaki tersebut dalam mimpinya " Bolehkah aku membeli lonceng tersebut untuk aku gunakan sebagai penanda datangnya waktu salat? "

Lelaki tersebut pun menjawab " maukah kau aku tunjukan sesuatu yang lebih baik dari lonceng ini?" Kemudian lelaki itu mengajarkan Abdullah bin Zayd seruan adzan yang kita kenal sekarang.

II. Dipilihnya bilal sebagai muadzin pertama

Nabi yang mengimani mimpi tersebut datangnya dari Allah SWT lantas mencari orang yang memiliki suara merdu untuk berdiri di puncak rumah tertinggi di Madinah guna menyerukan orang agar segera melaksanakan shalat. 

Nabi kemudian teingat dengan sosok Bilal bin Rabbah, seorang pemuda tangguh dari Habsyah yang memegang teguh keimanannya walaupun disiksa terus menerus oleh orang kafir.


Rasullulah bersabda " Insyaallah mimpi itu benar adanya, untuk itu wahai bilal bin rabbah berdirilah engkau dan serukanlah adzan untuk seluruh umat islam. 

Kemudian, Abdullah bin Zayd ajarkan kalimat seruan adzan itu kepada Bilal supaya saat ini juga Bilal kumandangkan kalimat tersebut agar sebagai penanda waktu shalat telah tiba. 

Dihari itu juga Bilal bin Rabbah mengumandangkan adzan pertama kalinya yang membuat semua umat muslim gemetar dan menangis mendengarnya. Ini merupakan berkah bagi Bilal bin Rabbah sebagai Sahabat Rasul yang dipercaya untuk menyerukan seruan salat, padahal sebelumnya ia hanyalah seorang budak. 




Post a Comment

0 Comments